Saturday, October 29, 2011

Besok Laura Basuki Nikah

Bintang akting Laura Basuki dijadwalkan akan menjalani pemberkatan pernikahan besok, Sabtu (25/06/2011) di Gereja Reformed Millenium Centre of Indonesia (RMCI), Agape Chapel Jl. Industri Blok B-14, No 1 Kemayoran, Jakarta Pusat. Pria beruntung yang mempersunting Laura adalah Leo Satrya Sandjaja.Tien Basuki, Ibunda Laura Basuki saat dihubungi KapanLagi.com®, Jumat (24/06/2011) menolak berbicara. Dia hanya memberikan alamat gereja tempat putrinyanya melangsungkan pernikahan.
Pernikahan akan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, sementara resepsi akan dilaksanakan pada malam harinya pukul 19.00 WIB, di Grand Ballroom, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika, Jakarta Pusat.
Laura Basuki telah berpacaran dengan pengusaha Leo Sanjaya selama sekitar dua tahun. Keduanya memiliki beda usia 10 tahun lebih dan masing-masing mengaku bisa menerima perbedaan itu.
"Awalnya aku juga kaget bisa akrab dengan orang yang terpaut umur jauh," kata Laura Basuki saat fitting baju pernikahan Kamis (26/5). "Awalnya saya tahu Laura beda jauh umurnya. Tapi dewasa, sampai sekarang ini sih tidak ada masalah," tutup

Laura Basuki Mulai Jalani Prosesi Pernikahan


Kapanlagi.com - Aktris Laura Basuki mulai menjalani prosesi pernikahan. Bersama calon suaminya, Leo Satrya Sandjaya, Laura sedang mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan pendeta Antonius di Gereja Reformed Millenium Centre of Indonesia (RMCI), Agape Chapel Jl. Industri Blok B-14, No 1 Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6).Laura nampak cantik dengan menggunakan pakaian pengantin serba putih. Sedangkan Leo memakai jas serba hitam. Saat memasuki ruangan gereja, nampak rona senyum di wajah mereka. Setelah acara mendengarkan firman Tuhan, acara akan dilanjutkan dengan pemberkatan.
Sekitar puluhan tamu dari pihak kedua keluarga dan teman-teman tampak menghadiri acara. Para tamu masih dengan khidmat mendengarkan kutbah pendeta.
Sementara itu acara resepsi keduanya sendiri akan dilaksanakan malam nanti, pukul 19.00 WIB, di Grand Ballroom, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika, Jakarta Pusat.
Laura Basuki telah berpacaran dengan pengusaha Leo Sanjaya selama sekitar dua tahun. Keduanya memiliki beda usia 10 tahun lebih dan masing-masing mengaku bisa menerima perbedaan itu

Laura Basuki

adalah aktris pendatang baru yang memulai debutnya di film GARA-GARA BOLA (2008). Dalam film yang diproduseri Nia Dinata, gadis kelahiran Berlin 1 Januari 1988 ini berperan sebagai anak bandar judi bola yang centil, berani, tomboi, sekaligus manja. Uniknya, pada debutnya di dunia akting ini, Laura langsung dituntut untuk melakukan adegan kissing dengan lawan mainnya, aktor tampan Herjunot Ali. Atas nama profesionalisme, Laura tidak keberatan.

Film debutnya ini mengantarkan gadis berwajah oriental ini menyabet dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesian Movie Awards sebagai aktris pendatang baru terfavorit pilihan penonton dan pilihan juri.

Sebelum terjun ke dunia layar lebar, Laura juga pernah membintangi beberapa iklan diantaranya Shinzui, Coca Cola, dan Clean & Clear.

Sebenarnya Laura termasuk gadis yang pemalu dan pendiam. Namun sifatnya sedikit berubah saat dirinya mulai terjun di dunia modelling lewat sekolah modelling intensif yang diikutinya saat liburan sekolah.

Tak disangkanya, selepas pendidikan Laura ditawari Biyan untuk menjadi model busananya. Tawaran dari dunia hiburan pun segera mengalir. Gadis yang masih kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Atmajaya semester tujuh ini segera dipanggil kasting untuk film Nia Dinata.

Untuk memerankan karakter yang jauh berbeda dari sifatnya, Laura sempat melakukan beberapa riset kepada teman-temannya. Gadis cantik yang tak suka clubbing dan kerap tampil kusut saat ke kampus ini harus bekerja keras untuk bisa menampilkan gadis perokok dan pemabuk. Namun jerih payah dara ayu yang becita-cita menjadi pekerja kantoran ini tak sia-sia.

Awal 2010, Laura didapuk menjadi presenter musik DAHSYAT bersama Raffi Ahmad, Luna Maya, dan Olga Syahputra. Pada acara musik yang memerlukan spontanitas ini Laura harus tampil kenes dan kocak.

Prestasi gemilang di bidang perfilman berhasil disabet Laura pada ajang Festival Film Indonesia 2010 sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik lewat film 3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA.

Laura Basuki menikah dengan Leo Satrya Sandjaya pada tanggal 25 Juni 2011 lalu di Gereja Reformed Injili, Kemayoran, Jakarta. Model cantik ini mengambil keputusan untuk menikah muda. Walaupun usia keduanya terpaut 11 tahun, namun hal itu tidak menghalangi keduanya memasuki jenjang pernikahan.

Sunday, June 26, 2011

Laura Basuki dan Leo Sandjaja Resmi Menikah

Artis Laura Basuki dan Leo Satrya Sandjaja telah resmi sebagai pasangan suami istri setelah menjalani sebuah prosesi pemberkatan yang selesai sekitar pukul 11.30 WIB.


Leo Satrya Sandjaja - Laura Basuki
Artis Laura Basuki dan Leo Satrya Sandjaja telah resmi sebagai pasangan suami istri setelah menjalani sebuah prosesi pemberkatan yang selesai sekitar pukul 11.30 WIB.
Laura datang bersama rombongan sekitar pukul 09.20 WIB di Gereja Reformed Injili, Kemayoran, Jakarta Pusat dengan mengendarai mobil B 343 QR. Ikut menyertainya puluhan mobil pengiring di belakangnya.
Leo Satrya Sandjaja yang mengenakan jas hitam berbunga dan celana hitam, tidak lama kemudian datang dan mendampingi Laura yang saat itu mengenakan gaun warna putih gading.
Para tamu memberikan penghormatan pada Leo yang saat itu masuk gereja terlebih dulu, yang kemudian disusul Laura Basuki. Proses kebaktian berlangsung khidmad. Kedua mempelai dipersilahkan maju ke depan altar menghadap pendeta, sebelum sang pendeta mengikatkan mereka dalam sebuah pernikahan.
Pernikahan mereka diteguhkan oleh Pendeta Antonius Steven, dalam acara kebaktian yang berlangsung mulai pukul 10.06 WIB.
"Saudara Leo, apakah saudara berjanji di hadapan Allah dan jemaah, mengambil Laura sebagai istri satu-satunya yang sah tetap mengasihi dalam suka dan duka, kelebihan dan kekurangan, tidak akan menceraikan sampai mati memisahkan," tanya pendeta Antonius Steven.
"Ya saya berjanji dengan sungguh-sungguh," jawab tegas Leo.
Leo dan Laura selanjutnya menjalani prosesi tukar cincin, di mana saat itu mereka juga menyampaikan ikrar pernikahan.
"Saya hari ini leo di hadapan Allah, berjanji akan mengasihimu, melayanimu. Berjanji setia kepadamu dalam keadaan apapun cincin ini kuberikan kepadamu sebagai lambang cinta kasihku," ucap Leo berjanji.
"Saya Laura Basuki menerima Leo Sanjaya sebagai suami satu-satunya," janji Laura.
Kerudung Laura kemudian dibuka dan mereka saling memberikan ciuman bibir, dilanjutkan acara memberikan penghormatan pada orang tua kedua mempelai. Kini mereka telah resmi sebagai suami istri

Saturday, April 9, 2011

Pria Pamer 39 Istri dan 94 Anak
Pertama menikah usia 17, ia masih terobsesi menambah istri sampai keluarganya 400 orang.

Pipiet Tri Noorastuti
Ziona Chana bersama 39 istri, 94 anak, dan 33 cucu (Richard Grange/ Barcroft Media)

VIVAnews - Filosofi banyak anak banyak rezeki tampaknya mengilhami Ziona Chana untuk menciptakan keluarga besar. Tak tanggung-tanggung, pria 66 tahun asal Guwahati, India, ini mempersunting 39 istri yang lalu memberinya 94 anak dan 33 cucu.

Rezeki yang dimaksud Ziona bukan semata-mata materi. Pemimpin sekte Kristen lokal 'Chana' yang tumbuh sejak sejak 1942 ini percaya bahwa ia dapat memerintah dunia bila anggota keluarganya telah mencapai 400 orang.

Bersama semua istri dan keturunannya, ia tinggal di sebuah gedung bertingkat empat dengan 100 kamar, di Mizoram, negara bagian India. Para istri menempati kamar-kamar yang berada di sekitar kamar tidur pribadi Ziona.

Dalam sehari, keluarga besar ini mengonsumsi sekitar 91 kilogram beras dan lebih 59 kilogram kentang. Hampir semua bahan makanan mereka hasilkan sendiri di ladang. Ingin melihat riuhnya keluarga ini? Klik di sini.

•Sumber  VIVAnews.com

Kasus PKS Nodai Partai Berbasis Agama


"Menjadi partai agama harus siapkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berperilaku."

Arifinto (Facebook Arifinto)

VIVAnews - Perbuatan memalukan yang dilakukan salah satu legislator Arifinto tak hanya menodai partainya sendiri, PKS. Wakil Sekretaris Jenderal PPP Muhammad Romahurmuziy menilai kasus ini pun menodai partai berbasis agama lainnya.

"Partai-partai berbasis agama akan mendapat hukuman lebih besar dari masyarakat jika dibandingkan partai sekuler yang melakukan (hal serupa)," kata Romahurmuziy usai sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu 9 April 2011. "Saat ini, partai berbasis agama jadi ternodai."

Dia menambahkan, menjadi partai agama harus siapkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berperilaku.

Dia menilai kasus yang menimpa anggota DPR dari PKS itu harus jadi momen introspeksi diri bagi semua anggota DPR. "Kejadian ini memprihatinkan," tegasnya.

Kasus ini harus dibawa ke Badan Kehormatan DPR tanpa harus diadukan fraksi. "Tidak perlu dilaporkan, itu akan diproses," jelasnya.

Jika melanggar kode etik, kata dia, prinsipnya harus ada sanksi, mulai dari teguran sampai pemberhentian. Hal ini tergantung bagaimana BK menilai tingkat pelanggaran yang bersangkutan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Arifinto kedapatan kamera wartawan sedang membuka video porno saat Rapat Paripurna DPR pembahasan anggaran gedung baru. Arifinto mengakui hal ini, tapi dia membantah jika sengaja membuka video porno tersebut. Dia berkilah bahwa seseorang mengiriminya link tanpa tahu materi link tersebut. (umi)
Sumber: VIVAnew.com

Misteri Keluarga Berjalan Merangkak


Mereka berjalan dengan dua telapak tangan dan telapak kaki bak manusia purba.

Lima bersaudara berjalan merangkak (daily mail)

VIVAnews - Begitu mudah mengenali lima bersaudara asal Turki ini. Mereka selalu berjalan merangkak. Tidak dengan lutut, melainkan dua telapak kaki dan dua telapak tangan. Layaknya manusia purba.

Mereka menjadi perhatian dunia setelah jaringan televisi BBC menayangkan film dokumenter bertajuk 'The Family That Walks On All Fours' lima tahun silam. Film ini juga memperlihatkan cara mereka bertahan di dalam kelompok masyarakat modern.

Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan duduk di lantai luar rumah mereka, yang terletak di sebuah desa terpencil. Namun, satu saudara mereka telah melakukan perjalanan keluar desa dan terlibat
interaksi dengan orang modern.

Saat film dokumenter itu tayang, lima saudara kandung itu berusia 18 sampai 34 tahun. Mereka yang merupakan keturunan Kurdi, suku pedalaman di Turki, terlihat begitu leluasa bergerak dengan dua telapak tangan dan telapak kakinya. Sementara wajahnya mendongak menghadap ke depan.

Mereka tak dapat berdiri tegak dengan dua kaki. Saat dipaksa, mereka akan berdiri dengan posisi lutut menekuk dan kepala mendongak. Dua wanita dan satu laki-laki dari lima bersaudara itu sama sekali tak bisa berjalan dengan dua kaki. Sementara dua lainnya masih bisa berjalan dengan dua kaki meski terhuyung.

Meski terlihat aneh, keberadaan keluarga ini memberi kontribusi terhadap penelitian mengenai evolusi manusia dari berjalan merangkak hingga berjalan dengan tegak. Para ilmuan percaya bahwa kondisi mereka dapat memberikan penjelasan berbeda dan lebih detail dari teori-teori sebelumnya, terkait evolusi manuisia.

Hasil penelitian menunjukkan, adanya kelainan genetik yang membuat mereka berjalan merangkak. Hal ini dapat memberikan informasi berharga mengenai bagaimana manusia berevolusi dan manusia purba dengan empat kaki berkembang menjadi manusia dengan dua kaki.

"Hal ini sungguh menakjubkan sebagai contoh kelainan yang menunjukkan perkembangan manusia. Tapi, tujuan mereka hidup adalah bagaimana dapat bertahan hidup di dunia modern," ujar Profesor Nicholas Humphrey, psikolog evolusi di London School of Economics, seperti dikutip dari Daily Mail.

Profesor yang telah mengunjungi keluarga ini dua kali mengatakan bahwa lima bersaudara itu memiliki keterbelakangan mental. Orangtua mereka diyakini memberikan kombinasi gen unik yang mengakibatkan keterbatasan itu.

Beberapa peneliti berpendapat, kesalahan genetik telah memicu perkembangan mereka bak manusia purba atau 'keterbelakangan evolusi'. Sedangkan peneliti lainnya percaya hal tersebut akibat kerusakan
otak yang memungkinkan proses berjalan tidak bekerja.

Mereka lebih memilih berjalan dengan telapak tangan mereka dibandingkan berjalan dengan menggunakan ruas-ruas tubuh mereka seperti gorila atau simpanse. Para peneliti percaya, ini mungkin cara manusia purba berjalan melindungi jari-jari mereka dengan gerakan yang lebih halus.

Profesor Nicholas Humphrey mengatakan bahwa yang dilakukan keluarga ini adalah kembali ke perilaku naluriah yang dikodekan jauh di dalam otak, dan tidak dihiraukan selama evolusi. "Saya tidak berpikir mereka ditakdirkan untuk menjadi hewan berkaki empat, tetapi mereka memiliki gen yang unik yang menjadikan mereka seperti ini," ujarnya.

Kelima sodara ini menciptakan sebuah jendela masa lalu kita yangtidak mungkin diberikan oleh kerangka tubuh manusia modern. Penelitian terkait bentuk tangan mereka menunjukkan tangan yang penuh dengan
kapalan karena telah berjalan merangkak bertahun-tahun. "Kita memiliki manusia dewasa yang berjalan seperti nenek moyang kita berjuta tahun yang lalu," ujarnya.

• VIVAnews.com